Menumpas Kanker dengan tanaman obat

Kanker adalah penyakit dimana terjadi pertumbuhan sel-sel jaringan yang tumbuh tidak normal, cepat berbiak, dan tidak terkendali. Bila pertumbuhan sel-sel kanker tidak cepat dihentikan melalui pengobatan, maka ia akan menyusup ke jaringan di sekitarnya, lalu menyebar ke tempat lainnya melalui pembuluh darah dan pembuluh getah bening. Selanjutnya, akan tumbuh sel kanker di tempat lain yang akan menyebabkan kematian penderitanya

Pada umumnya kanker menyerang manusia yang berusia di atas 40 tahun. Sampai saat ini, penyebab kanker belum diketahui secara pasti. Banyak faktor yang menyebabkan kanker seperti rokok. Rokok dituding sebagai penyebab utama kanker paru, kanker mulut, dan kanker tenggorok. Kontak dengan bahan-bahan berbahaya tertentu, seperti pestisida, dapat memicu terjadinya kanker. Selain itu, kanker dapat muncul karena mengkonsumsi makanan yang dibubuhi bahan pengawet, terkena sinar matahari secara berlebihan, terkena radiasi bahan berbahaya (nuklir), atau terjadi kontak dengan virus tertentu.

Gejala penyakit kanker dapat ditemukan sejak stadium dini. Gejala yang timbul dapat diingat dengan singkatan WASPADA yaitu :

W = Waktu buang air ada perubahan kebiasaan atau gangguan,

A = Alat pencernaan terganggu dan susah menelan,

S = Suara serak atau batuk-batuk yang tak kunjung sembuh,

P = Pada payudara atau tempat lain ada benjolan (tumor),

A = Andeng-andeng (tahi lalat) berubah menjadi besar dan gatal,

D = Darah atau lendir yang abnormal keluar dari tubuh,

A = Ada luka yang tak kunjung sembuh.

Sebagian orang menyembuhkan kanker dengan bantuan teknologi seperti operasi dan radiasi, namun sebenarnya terdapat banyak sekali tanaman -tanaman di sekitar  yang membantu untuk mencegah dan mengobati kanker, seperti : Bambu tali, Bandotan, Bawang putih, Benalu, Bidara upas, Brokoli, Buah makassar, Buncis, Bunga matahari, Cakar ayam, Ceguk, Ceremai, Daruju, Daun encok, Daun kentut, Jali, Jarak, Jombang, Kamboja, Kayu manis cina, Ki tolod, Komfrey, Kubis, Kunir putih, Lobak, Mimba, Mahkota dewa, Mengkudu, Pacar air, Pare, Pepaya, Rumput bambu, Rumput mutiara, Sambiloto, Sambung nyawa, Sembukan, Sisik naga, Tali puteri,  Tapak dara, Teh hijau, Temu putih, Waru landak, Wortel, dll.

Umumnya, cara pemakaian tanaman-tanaman obat tersebut adalah dengan dimakan selagi segar, dijus, atau direbus lalu diminum airnya.

Mahkota dewa, bagian tanaman yang digunakan adalah buahnya yang berwarna merah. Buah yang merah dagingnya itu diiris tipis-tipis lalu diangin-anginkan. Bijinya sangat beracun, karena itu dalam mengiris daging buah, bijinya jangan sampai kena. Setelah layu, dijemur di bawah sinar matahari. Setelah kering siap digunakan sebagai teh. Caranya, sedikit irisan buah mahkota dewa, taruh di cangkir lalu tuangi air mendidih, atau dapat pula dengan direbus. Setelah hangat, baru diminum.

Bawang putih, bagian yang digunakan adalah umbi bawang putih segar 2-3 g dikonsumsi 2-3 kali sehari bersamaan degan makan nasi. Bawang putih menghambat pembentukan dan proliferasi sel kanker dengan mencegah terbentuknya nitrosamine, memodulasi metabolisme zat karsinogenik polyarene, dan mengaktifkan sel-sel yang menghasilkan enzim pengontrol pembiakan sel.

Lobak, khususnya lobak merah, bagian yang digunakan adalah akar dan umbinya. Akar lobak dijus dan diminum 1-2 cangkir sehari. Ada pun biji lobak 50-70 g direbus dalam 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas, setelah dingin diminum. Khusus untuk kanker payudara, biji digiling halus, lalu ditambah air sedikit hingga seperti bubur. Kemudian dipanaskan sebentar dan diusapkan pada benjolan kanker.

Daun, buah, biji, akar, dan getah pepaya sangat berkhasiat untuk dijadikan obat. Namun dalam pengobatan kanker, lebih diutamakan pada bagian daunnya. Daun segar 20-60 g direbus dalam air secukupnya hingga tersisa 1/3-nya. Kemudian air rebusan diminum, lakukan tiap hari.

Bunga Brokoli yang dimakan secukupnya sebagai lalapan rebus dapat mencegah dan menghambat perkembangan sel kanker dengan bantuan sel aktif sulforaphanenya.

Daun Kubis yang dijus lalu diminum 1/2-1 gelas tiap hari atau kubis segar yang dimakan sebagai lalap mengandung sulfur dan histidine yang berguna untuk menghambat pertumbuhan tumor, mencegah kanker kolon dan rektum, detoksikasi senyawa kimia berbahaya, dan meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan kanker.

Biji pare dicuci bersih lalu disangrai sampai kuning kehitaman. Kemudian ditumbuk atau digiling sampai menjadi bubuk halus, 10-20 g bubuk dilarutkan dalam air matang secukupnya, ditambah madu sesuai selera dan diminum sebanyak 2-3 kali sehari.

Biji pacar air 15-60 g direbus dalam 5 gelas air sampai tersisa 1-2 gelas dengan api kecil lalu diminum dapat mencegah kanker saluran cerna bagian atas.

Umbi wortel segar cukup dijus atau diparut dan diperas hingga terkumpul 150 cc. Air perasan tersebut jika diminum tiap hari dapat  mencegah dan mengobati kanker pankreas dan kanker paru.

Pergolakan Politik Daerah dan Ketegangan antar Kekuatan Politik

 

1.Gerakan Darul Islam / Tentara Islam Indonesia

a. Di Jawa Barat

  • Sekarmadji Maridjan Kartosuwiryo bercita-cita mendirikan Negara Islam Indonesia
  • Perjanjian Renville membuat pasukan TNI meninggalkan Jawa Barat dan hijrah ke Jawa Tengah. Kartosuwiryo memimpin pasukan Hisbullah dan Sabilillah tidak ikut hijrah. Ia membentuk geraka Darul Islam (DI) dengan seluruh pasukannya dijadikan Tentara Islam Indonesia (TII) yang bermarkas di Gunung Cepu
  • Ia memberitakan berdirinya Negara Islam Indonesia berbentuk republic dengan Imam Kartosuwiryo sebagai kepala negara pada tanggal 7 agustus 1949 di Desa Cisayong, Jawa Barat
  • Terjadi bentrokan antara DI/TII dengan TNI (divisi Siliwangi) dari Yogyakarta yang akan kembali ke Jawa Barat pulang hijrah
  • Pasukan TNI bersama masyarakat melaksanakan operasi pagar betis di Gunung Geber. Kartosuwiryo terkurung dan tertangkap di puncak Gunung Geber pada tanggal 4 juni 1962, kemudian dijatuhi hukuman mati

b. Di Sulawesi Selatan

  • Kahar Muzakar adalah pimpinan DI/TII di Sulawesi Selatan yang  mempunyai keinginan :

1)      Menempatkan lascar-laskar rakyat Sulawesi Selatan ke dalam APRIS

2)      Menjadi pimpinan APRIS di Sulawesi Selatan

  • Sebelumnya Kahar Muzakar beserta pasukannya adalah pejuang-pejuang yang mempertahankan kemerdekaan di pulau jawa, setelah perang ia memimpin lascar-laskar rakyat dan bergabung dalam KGSS (Komando Gerilya Sulawesi Selatan)
  • Ia mengirim surat kepada pemerintahan pusat agar semua anggota KGSS dimasukkan ke dalam APRIS serta mengusulkan dibentuknya brigade Hasanuddin
  • Pemerintah pusat menolak, namun mengeluarkan kebijakan :

1)      Memasukkan semua anggota KGSS ke dalam Corps Tjadangan Nasional (CTN)

2)      Kahar Muzakar diangkat sebagai Letnan Kolonel

  • Pada 17 agustus 1951, ia beserta pasukannya melarikan diri ke hutan
  • Pada tahun 1952, ia menyatakan bahwa wilayah Sulawesi Selatan menjadi bagian dari NII pimpinan Kartosuwiryo di Jawa Barat
  • Pada februari 1965, Kahar Muzakar berhasil ditembak mati oleh satuan TNI

c. Di Aceh

  • Dipimpin oleh Daud Beureuh, ia adalah seorang gubernur militer pada saat perang kemerdekaan
  • Ia menentang Aceh yang sebelumnya menjadi daerah istimewa diturunkan statusnya menjadi daerah keresidenan di bawah provinsi Sumatra Utara
  • Pada 21 september 1953, ia mengeluarkan pernyataan tentang penyatuan Aceh dengan NII pimpinan Kartosuwiryo di Jawa Barat
  • Pada 17 – 28 desember 1962 diselenggarakan musyawarah Kerukunan Rakyat Aceh atas inisiatif Kolonel Jasin. Melalui musyawarah itu akhirnya berhasil dicapainya penyelesaian secara damai

d, Di Kalimantan Selatan

  • Muncul pemberontakan yang dipimpin oleh Ibnu Hajar yang menamakan gerakannya dengan Kesatuan Rakyat Jang Tertindas (KRJT)
  • Untuk memperkuat kedudukan, KRJT bergabung dengan NII Kartosuwiryo dan Ibnu Hajar diangkat sebagaiPanglima TII untuk wilayah Kalimantan Selatan
  • Untuk menumpasnya dilakukan upaya musyawarah dan operasi militer
  • Pada 1963, Ibnu Hajar bersama anak buahnya menyerahkan diri secara resmi
  • Pada maret 1965, pengadilan militer menjatuhkan hukuman mati kepada Ibnu Hajar

 

2.Geraka Angkata Perang Ratu Adil (APRA)

  • Dipimpin oleh Kapten Westerling dan didalangi kaum kolonialis Belanda yang berusaha mengamankan kepentingan ekonominya di Indonesia
  • Tujuan : untuk mempertahankan bentuk Negara federal Indonesia dan memiliki tentara tersendiri pada negara-negara bagian RIS
  • Pada 23 januari 1950, 800 orang anggota APRA dengan 300 diantaranya anggota KL (Koninklijk Leger) menyerang Kota Bandunng, Markas TNI divisi Siliwangi berhasil diduduki dan membunuh setiap regu jaga termasuk Letkol Lembong
  • Perdana Menteri RIS mengadakan perundingan dengan komisaris tinggi Belanda di Jakarta. Perundingan ini mendesak Westerling untuk meninggalkan Kota Bandung, akhirnya APRA berhasil dilumpuhkan
  • Kemudian diketahui bahwa dalang sebenarnya adalah Sultan Hamid II (seorang menteri negara tanpa portofolio pada cabinet RIS).
  • Rencana sebenarnya gerakan ini adalah untuk menculik :

1)      Menteri Pertahanan Keamanan Sri Sultan Hamengkubuwono IX

2)      Sekjen Pertahanan Mr. Ali Budiardjo

3)      Pejabat Kepala Staf  Angkata Perang Kolonel T.B. Simatupang

 

3. Pemberontakan Andi Aziz

  • Dipimpin oleh Andi Aziz
  • Latar belakang : sikap Andi Aziz yang menolak masuknya pasukan APRIS dari unsur TNI ke dalam Sulawesi Selatan
  • Andi Aziz adalah Perwira KNIL (Koninklijk Nederlands Indische Leger) yang bergabung dalam APRIS di bawah pimpinan Kolonel A. J Mokoginta (Panglima Tentara dan Teritorium Indonesia Timur)
  • Berita kedatangan pasukan TNI di bawah pimpinan H. V Worang ke Makassar mengkhawatirkan pasukan Andi Aziz. Sehingga ia menyatakan pasukannya sebagai pasukan bebas dan melakukan serangan terhadap markas-markas TNI di Sulawesi Selatan
  • Pasukannya berhasil melawan Letkol A. J Mokoginta
  • Perdana Menteri Indonesia Timur Ir. P.D. Diapari mengundurkan diri karena tidak menyetujui tindakan Andi Aziz
  • Pada 21 april 1950, Wali Negara Indonesia Timur Sukawati mengumumkan bahwa Negara Indonesia Timur bersedia menggabungkan diri dengan NKRI
  • Pemerintah menginstruksikan agar Andi Aziz melaporkan diri ke Jakarta dalam waktu 4 x 24 jam untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
  • Bersamaan dengan itu, dikirim pasukan ekspedisi ke sana dengan Kolonel A.E. Kawilarang sebagai pemimpinnya

 

4. Gerakan Republik Maluku Selatan

  • Dipimpin oleh Mr. Dr.Christian Robert Steven Soumukil (Mantan Jaksa Agung Negara Indonesia Timur) yang bekerja sama dengan Ir. Manusama
  • Latat belakang : ketidaksetujuan terhadap terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia
  • Manusama berhassil menghasut para rajapati dan mengadakan rapat umum di Kota Ambon pada 18 april 1950 untuk mendapatkan pengikut-pengikut RMS
  • Soumukil memproklamasikan berdirinya Republik Maluku Selatan (RMS) pada 24 april 1950
  • Pemerintah RIS menempuh jalan damai dengan mengirim Dr. J. Leimena, namun ditolak oleh Soumukil. RMS bahkan meminta bantuan kepada Belanda, Amerika Serikat, dan Komisi PBB untuk Indonesia
  • Akhirnya pemerintah RIS melakukan operasi militer yang dipimpin oleh Kolonel A. E. Kawilarang
  • Beberapa anggota RMS berhasil melarikan diri ke negeri Belanda

 

5. Gerakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia/Perjuangan Rakyat Semesta (PRRI / PERMESTA)

  • Muncul akibat ketidakpuasan beberapa daerah di Sumatra dan Sulawesi terhadap alokasi biaya pembangunan dari pemerintah pusat
  • Beberapa panglima militer yang membantu dewan-dewan di daerah :

1)      Dewan Banteng di Sumatra Barat  = Letkol A. Husein (20 des 1956)

2)      Dewan Gajah di Medan                      = Kolonel Sibolon (22 des 1956)

3)      Dewan Manguni di Manado             = Letkol V. Sumual (18 feb 1957)

4)      Dewan Garuda di Sumatra Selatan

  • Pada 10 februari 1958, ketua Dewan Banteng Ahmad Husein mengeluarkan ultimatum kepada pemerintah pusat yang menyatakan bahwa Kabinet Djuanda harus mengundurkan diri dalam waktu 5 x 24 jam.

Menanggapi hal itu, pemerintah memberhentikan secara tidak hormat :

1)      Ahmad Husein

2)      Mauludin Simbolon

3)      Zulkifli Lubis

4)      Dahlan Djombak

  • Pada 12 februari 1958, KSAD A.H. Nasution membekukan komando daerah militer Sumatra Tengah dan menempatkannya langsung di bawah komando KSAD
  • Pada 15 februari 1958, Ahmad Husein memproklamasikan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) di Padang dengan Syafruddin Prawiranegara sebagai perdana menteri
  • Pemerintah dengan KSAD membentuk operasi 17 agustus yang bertujuan :

1)      Mencegah meluasnya gerakan tersebut ke daerah-daerah lainnya

2)      Mencegah ikut campurnya kekuatan asing

  • APRI ditujukan ke Pekanbaru untuk melindungi dan mengamankan sumber-sumber minyak. Pada 4 mei 1958 Bukit tinggi berhasil direbut oleh APRIS kembali
  • Colonel D. J Somba mengatakan Sulawesi Utara dan Tengah memutuskan hubungan dengan pemerintah pusat serta mendukung PRRI
  • Upaya yang dilakukan adalah dengan melancarkan operasi Sapta Marga pada bulan april 1958
  • PERMESTA berhasil dilumpuhkan sekitar bulan agustus 1958, namun sisa-sisanya baru dapat ditumpas secara keseluruhan pada tahun 1961

 

*tulisan waktu SMA – XI A 9

Konflik Indonesia Belanda

Konflik Indonesia-Belanda

1. Bagaimana bangsa Indonesia yang baru mendeka menetapkan presidennya? Melalui sidang PPKI 18 Agustus 1945 secara aklamasi atas inisiatif dari Otto Iskandar Dinata.

2. Apakah tugas Komite Nasional Indonesia Pusat dan siapakah ketua KNIP? Melaksanakan fungsi DPR selama DPR belum terbentuk secara utuh. Ketua KNIP: Kasman Singodimejo

3. Mengapa pada awal RI, Irian tidak masuk bagiannya, propinsi mana saja waktu itu dan gubernurnya masing-masing? Karena berdasarkan kesepakatan yang termasuk wilayah RI adalah daerah bekas jajahan Belanda. Propinsi dan gubernurnya:

  • Sumatra : Mr T. Moh Hasan.
  • Jawa Barat : Sutardjo K.
  • Jawa Tengah: R.P. Suroso.
  • Jawa Timur : R.M. Suryo.
  • Sunda Kecil : I Gusti Ketut Puja.
  • Maluku : Latuharhary.
  • Sulawesi : Ratu Langi.
  • Kalimantan : P. Moh. Noor

4. Sebutkan nama-nama partai yang lahir tahun 1945 berdasarkan agama/ideologinya!

  • Masyumi – Islam
  • Parkindo – Kristen
  • Partai Katolik – Katolik
  • PNI (Partai Nasional Indonesia) – nasionalis
  • PKI (Partai Komunis Indonesia) – komunis
  • PRS (Partai Rakyat Sosialis) – sosialis
  • PSI (Partai Sosial Indonesia) – sosialis
  • PBI (Partai Buruh Indonesia) – sosialis
  • PRJ (Partai Rakyat Jelata) – sosialis
  • Permai (Partai Rakyat Marhaen Indonesia) – marhaen

5. Apa tugas pasukan Sekutu yang mendarat di Indonesia dan mengapa Sekutu memperbolehkan NICA memboncengnya? Tugas Sekutu adalah melucuti senjata para tentara Jepang dan memulihkan keamanan di daerah Hindia Belanda. Berdasar kesepakatan di Chequers antara Inggris dengan Belanda, daerah-daerah jajahan yang dulu ditinggalkan selama perang akibat dikuasai oleh Jepang boleh dikuasai kembali. Indonesia termasuk daerah jajahan yang ditinggalkan karena dikuasai Jepang. Jadi setelah Jepang kalah, Belanda boleh menguasai kembali.

6. Tentukan: sebab-sebab, tokoh RI dan Inggris dan mengapa pertempuran di Surabaya diperingati sebagai Hari Pahlawan? Sebabnya adalah terbunuhnya Brigjen A.W.S. Mallaby dan ultimatum yang dikeluarkan Inggris. Tokoh RI adalah Bung Tomo. Pertempuran di Surabaya diperingati sebagai Hari Pahlawan karena kejadian itu merupakan sebuah lambang keberanian dan kebulatan tekad dalam mempertahankan kemerdekaan dan membela Tanah Air dari segala bentuk penjajahan.

7. Sebab, tokoh-tokoh perlawanan, dan arti penting pertempuran Palagan Ambarawa bagi bangsa Indonesia! Sebab: kedatangan pasukan Sekutu menyertakan pasukan NICA yang ingin menguasai RI kembali. Tokoh: Kolonel Sudirman, Oerip Soemohardjo. Arti penting: Pasukan NICA berhasil dipukul mundur sampai ke arah Semarang karena perjuangan TKR yang gigih dan berbagai kelaskaran ikut membantu. 15 Desember diperingati sebagai Hari Infantri.

8. Latar belakang, sebab pertempuran, dan upaya mempertahankan pemerintah RI di Sumatra Utara! Latar belakang: penghuni hotel menginjak-nginjak lencana Merah Putih dan Sekutu memasang papan Fixed Boundaries Medan Area. Upaya mempertahankannya dengan perang.

9. Apa sebab terjadinya peristiwa Bandung Lautan Api? Bagaimana pendapatmu tentang tindakan Mohamad Toha? Bandung Utara dan Bandung Selatan dibatasi oleh sebuah sungai. Sesuai dengan garis politik diplomasi, pihak RI mengosongkan Bandung Utara, tapi Sekutu meminta pengosongan sejauh 11 km lagi dari batas. Tindakan Mohamad Toha sangat heroik, berani, dan patut diteladani. Dia cinta tanah air, bangsa, dan negara.

10. Tuliskan isi Perjanjian Linggarjati!

  • Pemerintah Republik Indonesia dan Belanda bersama-sama membentuk negara federasi bernama Negara Indonesia Serikat
  • Negara Indonesia Serikat tetap mengikat diri dalam ikatan kerja sama dengan kerajaan Belanda, dengan wadah Uni Indonesia-Belanda yang diketuai Ratu Belanda

11. Bagaiamana reaksi negara-negara di dunia dengan adanya Agresi Militer Belanda I dan sikap PBB sebagai tindak lanjutnya? Australia dan India mendesak DK PBB untuk membahas masalah Indonesia. Permintaan itu diterima dengan baik dan dimasukkan sebagai agenda pembicaraan DK PBB. Tindakan PBB selanjutnya adalah membentuk KTN.

12. KTN? : negara anggota, pemimpin masing-masing, tugas pokoknya. Belgia mewakili Belanda, Australia mewakili Indonesia, Amerika pihak netral sebagai penengah. Australia: Richard Kirby. Belgia: Paul van Zeeland. Amerika Serikat: Frank Graham. Tugas pokoknya segera menghentikan sengketa RI dengan Belanda.

13. Apa dampak dari tindakan PBB untuk mengatasi Agresi Militer I tersebut? Diadakannya Perundingan Renville.

14. Mengapa perundingan RI – Belanda di geladak Kapal Renville? Siapa yang mewakili masing-masing pihak? Hasil perundingannya? Pemerintah RI diwakili oleh PM Amir Syarifudin. Pihak Belanda diwakili oleh Abdulkadir Widjojoatmodjo. Hasil Perundingan Renville:

  • Kesepakatan gencatan senjata dan penghentian tembak-menembak antara tentara RI dan Belanda
  • Penetapan garis batas antara daerah RI yang bebas dari AM I dan daerah RI yang diduduki Belanda
  • Sebelum Negara Indonesia Serikat (NIS) terbentuk, kedaulatan atas Indonesia (Hindia Belanda) masih di tangan Belanda
  • Bila terjadi pertikaian antara RI dan Belanda akan ditempuh penyelesaian secara damai

15. Berikan ulasanmu terhadap Amir Syarifudin sebelum dan sesudah Reville Agreement! Pada saat perundingan berlangsung diadakan perombakan dalam kabinet Amir Syarifudin dengan tujuan memperkuat kabinet tersebut guna menghadapi perundingan dengan Belanda. Sekalipun kabinet tersebut adalah kabinet koalisi yang kuat, namun setelah kabinet Amir Syarifudin menerima persetujuan Renville, partai-partai politik berbalik menentangnya. Kabinet Amir Syarifudin yang yang hanya didukung oleh sayap kiri tidak berhasil dipertahankan, maka 23 Januari 1948 Amir Syarifudin menyerahkan mandatnya kepada presiden. Setelah itu, Amir Syarifudin dengan FDR bergabung dengan PKI dan menjadi oposisi kabinet Hatta yang menggantikannya.

16. Kabinet Hatta punya tugas berat setelah mengganti PM Amir Syarifudin. Apa masalah yang dihadapi dan solusinya? Kabinet Hatta harus menangani pemberontakan PKI Madiun yang dipimpin oleh Muso. Solusinya, pemerintah membentuk Gerakan Operasi Militer (GOM) I. Namun operasi penumpasan ini tidak berlangsung tuntas karena Indonesia juga harus menghadapi Agresi Militer Belanda II pada waktu yang sama. Situasi ini membuat beban pemerintah semakin berat.

17. PKI melakukan pemberontakan 1948. Apa sebabnya? Apa yang dilakukan dan bagaimana pemerintah RI mengatasinya? Ketidakpuasan Amir Syarifudin terhadap kabinet Hatta yang menyusun kabinet tanpa campur tangan golongan sayap kiri atau sosialis membuat Amir Syarifudin dengan FDR bergabung dengan PKI dan terus merongrong pemerintah dan TNI yang dikatakan penuh dengan golongan reaksioner dan kolonial. Bahkan Muso, pemimpin tertinggi PKI menyatakan bahwa Soekarno dan Hatta ingin menjual Indonesia kepada kaum kapitalis. Pertentangan meningkat menjadi insiden bersenjata dan diikuti dengan diproklamasikannya Republik Soviet Indonesia. Pemerintah mengatasi ini dengan membentuk Gerakan Operasi Militer (GOM) I.

18. Mengapa pemerintah RI membentuk PDRI saat Agresi Militer 2? Agar roda pemerintahan dapat terus berjalan karena Yogyakarta digempur habis-habisan oleh Sekutu.

19. Apa yang dapat Anda simpulkan tentang gerliya Sudirman? Apa yang Anda lakukan bila Anda kelas XII waktu itu? Saya sangat kagum dan menghargai perjuangannya. Dalam keadaan sakit paru-paru kronis dia masih bisa memimpin perang geriliya dan menang. Bila saya kelas XII waktu itu, saya akan ikut perang dan berjuang bersama Sudirman kalau boleh.

20. Apakah BFO itu? Dan keputusan Konferensi Inter-Indonesia! BFO (Bijeenkomst voor Federal Overlag) adalah negara bagian yang dibentuk Belanda. BFO Berjumlah 15 negara. Tujuan pembentukan BFO adalah untuk memecah belah Indonesia sehingga Belanda dapat terus mempertahankan pengaruhnya. Konferensi Inter-Indonesia bertujuan menyamakan persepsi sebelum KMB. Keputusannya:

  • NIS disetujui dengan nama Republik Indonesia Serikat (RIS)
  • RIS akan dikepalai seorang presiden dibantu menteri-menteri yang bertanggung jawab kepada presiden
  • RIS akan menerima penyerahan kedaulatan baik dari RI maupun Kerajaan Belanda
  • Angkatan Perang RIS adalah Angkatan Perang Nasional dan presiden RIS adalah Panglima Tertinggi Angkatan Perang RIS
  • Pembentukan Angakatan Perang RIS adalah semata-mata soal bangsa Indonesia sendiri RI dan BFO juga sepakat delegasi

RI dalam KMB terdiri dari Moh. Hatta, Moh. Roem, Supomo, J. Leimena, Ali Sastroamijoyo, Juanda, Sumitro Joyohadikusumo, Sukiman, Suyono Haditoto, TB. Simatupang, dan Sumardi. Sementara delegasi BFO dipimpin oleh Sultan Hamid II dari Pontianak.

21. Apa bentuk simpati AS dan PBB terhadap RI dengan adanya Agresi Militer Belanda II? Membebaskan presiden dan wakil presiden serta pemimpin-pemimpin RI yang ditangkap 19 Desember 1948 dan memerintahkan KTN memberikan laporan lengkap mengenai situasi di Indonesia sejak 19 Desember 1948.

22. Tuliskan bagian-bagian dari RIS (RI, 6 negara boneka, dan 9 daerah otonom)! RI, Negara Indonesia Timur, Negara Sumaetra Timur, Negara Sumatera Selatan, Negara Jawa Timur, Negara Pasundan, Negara Madura. Daerah-daerah otonom: Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Dayak Besar, Banjar, Kalimantan Tenggara, Jawa Tengah, Bangka, Belitung, Riau.

23. Apa isi KMB dan siapa saja penandatangan di Jakarta dan Belanda? Hasil KMB:

  • Belanda mengakui RIS sebagai negara merdeka dan berdaulat
  • Status karesidenan Irian Barat diselesaikan dalam waktu setahun sesudah pengakuan kedaulatan
  • Akan dibentuk Uni Indonesia-Belanda berdasarkan kerja sama sukarela dan sederajat
  • RIS mengembalikan hak milik Belanda dan memberikan hak konsesi dan izin baru untuk perusahaan-perusahaan Belanda
  • RIS harus membayar semua utang Belanda yang ada sejak tahun 1942

Penandatanganan di Jakarta: Indonesia diwakili Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Belanda diwakili A.H.J. Lovink. Penandatanganan di Belanda: Indonesia diwakili Moh. Hatta, Belanda diwakili Ratu Juliana.

24. Kronologi kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia Desakan rakyat di berbagai negara bagian untuk kembali ke negara kesatuan mendorong para tokoh dari negara-negara bagian untuk melakukan kesepakatan untuk kembali ke negara kesatuan! Berdasarkan piagam persetujuan antara pemerintah RIS dan pemerintah RI, dibentuk panitia bersama yang bertugas merancang UUD Sementara Negara Kesatuan. Hasilnya, dikeluarkan UUD yang mengandung unsur-unsur UUD 1945 dan UUD RIS.UUD ini diterima baik oleh Badan Pekerja KNIP dan DPR RIS. UUD ini kemudian dikenal sebagai UUDS 1950 dan disahkan pada tanggal 15 Agustus 1950.

 

Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan

1945

1 Oktober Kedatangan Sekutu yang memboncengi NICA

10 November Pertempuran Surabaya

20 November-15 Des Pertempuran Ambarawa

1 Desember Sekutu memasang Fixed Boundaries Medan Area

1946

23 Maret Bandung Lautan Api

14-25 April Perundingan Hooge Veluwe

10-15 November Perundingan Linggarjati

1947

21 Juli Agresi Militer Belanda I

31 Juli Sidang DK PBB tentang gencatan senjata dan KTN

8 Desember-15 Jan 1948 Perundingan Renville

1948

19 Desember Agresi Militer Belanda II

22 Desember Pembentukan PDRI

1949

28 Januari DK PBB membentuk UNCI

1 Maret Serangan Umum TNI ke Yogyakarta

7 Mei Perundingan Roem-Royen

19-22 Juli Konferensi Inter-Indonesia I

30 Juli-2 Agustus Konferensi Inter-Indonesia II

23 Agustus-2 November KMB

27 Desember Penyerahan kedaulatan dari Belanda kepada Indonesia

 

*tulisan SMA

ANAK JALANAN


 

Anak jalanan di DKI Jakarta sudah tidak terhitung lagi banyaknya. Jumlahnya sudah mencapai ribuan jiwa atau mungkin sudah berpuluh-puluh ribu jiwa. Mereka ada yang mengamen, menjajakan barang dagangan, dan malah ada yang menjadi peminta-minta. Mereka beroperasi di perempatan jalan, di sekitar lampu merah, di dalam bus dan angkutan kota lainnya, di trotoar-trotoar atau tempat pejalan kaki, di kolong jembatan layang, dan di berbagai tempat lainnya.

Anak-anak kecil yang seharusnya menelan pendidikan ini malah menelan kesusahan dan kepahitan hidup. Saat-saat yang harusnya dihabiskan untuk bermain dan belajar, digunakan untuk mencari uang demi mendapatkan sesuap nasi. Mereka berlari kian kemari mengejar bus untuk tempat mengamen. Menyanyi dari satu angkot ke angkot lain sampai suara menjadi sengau, berteriak sana sini agar barang dagangannya terjual, itulah kegiatan mereka sehari-hari.

Tidur di kolong jembatan, di trotoar, atau di teras toko-toko mereka jalani. Makan seadanya, bahkan terkadang tidak makan. Yang lebih menyedihkan, terkadang mereka makan dari sisa-sisa makanan orang lain yang berjatuhan. Semuanya merupakan kenyataan. Kejelekan dari kota besar seperti Jakarta.

Di perempatan Bulungan contohnya, di jalan besar yang dikelilingi bangunan-bangunan mewah itu, masih terselip kehidupan kumuh para anak jalanan. Sepanjang trotoar, mulai dari jalan Mendawai sampai perempatan tersebut, merupakan tempat hidup para anak jalanan. Tempat mereka tidur, bermain dengan sesama, dan tempat mencari sesuap makan untuk hidup.

Tidak malukah kita yang melewati perempatan itu? Yang selalu merasa lapar akan makanan yang berharga ratusan hingga jutaan rupiah. Yang selalu merasa haus akan pakaian-pakaian mewah serta mahal padahal hanya dipakai sekali dalam setahun, dan yang selalu merasa tidak puas dengan apa yang sekarang kita miliki. Sampai kapan kita mau menutup mata, kuping, dan hati tentang ini semua? Sampai kapan?

Semuanya bisa diubah.

 

*tulisan waktu SMA – XI A 9

mendapatkan 5 hal dengan 5 jalan

1. berkah rezeki diperoleh melalui shalat dhuha

2. cahaya dalam kubur melalui shalat tahajud

3. kemudahan dalam menjawab pertanyaan mungkar dan nakir melalui membaca alquran

4. kemudahan melintasi sirath melalui puasa dan sedekah

5. mendapat perlindungan arshiIlahi pada hari hisab melalui dzikir

pernikahan

di hari pernikahan

pria : akhirnya! aku sudah menunggu saat ini tiba

wanita : apakah kau rela kalau aku pergi ?

pria : tentu tidak! jangan pernah kau berpikir seperti itu

wanita : apakah kau mencintaiku ?

pria : tentu! selamanya akan tetap begitu

wanita : apakah kau pernah selingkuh?

pria : tidak! aku tidak akan melakukan hal buruk itu

wanita : maukah kau menciumku?

pria : ya

wanita : sayangku..

 

setelah 10 tahun menikah, baca dari bawah ke atas

3 hal tentang hidup

3 hal yang tidak bisa kembali : waktu, kenangan, dan kesempatan.

3 hal yang dapat merusak seseorang : keegoisan, memanfaatkan orang, dan mempermainkan / mengantungkan perasaan seseorang.

3 hal yang tidak boleh hilang : harapan, keikhlasan, dan SEMANGAT

“Internet, Dunia Baru untuk Bersosialisasi”

Globalisasi mengacu pada keseragaman hubungan dan saling keterkaitan antara negara dan masyarakat yang membentuk system dunia modern. Menurut Kennedy dan Cohen, transformasi ini telah membawa kita pada globalisme yaitu sebuah kesadaran dan pemahaman baru bahwa dunia adalah satu. Sejalan dengan itu, Peter Drucker menyebutkan globalisasi sebagai zaman transformasi social. Sehingga akhirnya globalisasi mengacu pada kenyaaan bahwa kita semua semakin hidup dalam ‘satu dunia’, sebuah desa global ‘global village’ yang mengakibatkan terjadinya saling ketergantungan.

Global village dapat dilihat dari beberapa ciri globalisasi yaitu deteritorialisasi dimana batas geografis tidak lagi ada, transnasionalisasi dimana terjadi hal yang melewati batas-batas antar negara, serta multilokal dan translokal dengan kecendrungan besar bahwa globalisasi tidak membunuh local tapi justu merangsang dan memperkuat daya hidup lokalitas (Ignas Kleden, 2004).

Globalisasi yang bersifat multidimensional menyebabkan menguatnya ruang pribadi, kebebasan berekspresi, pengembangan ide-ide, terjadinya era persaingan/ kompetisi, naiknya intensitas hubungan antar budaya, norma social, kepentingan serta ideology antar bangsa.

Dampak dan pengaruh globalisasi juga terjadi di berbagai aspek kehidupan, mulai dari politik, ekonomi, social, hingga budaya. Salah satu perubahan yang paling terasa terjadi dalam konsep ruang dan waktu, dimana dengan banyaknya teknologi informasi yang berkembang seperti handphone, satelit, dan internet membuat semua orang dari seluruh penjuru dunia bisa terhubung dalam hitungan detik.

Perkembangan teknologi informasi ini mempengaruhi ranah komunikasi, new media atau internet adalah salah satunya. Dari data ditunjukkan bahwa internet digunakan oleh 1,46 miliar (21,9%) penduduk dunia dan akan terus tumbuh. Sedangkan di Indonesia sendiri, Internet digunakan oleh 30 juta (12,5%) per December 2009. Internet tumbuh 1.150% (2000-2009) (Internet world statistic).

Tingginya angka pengguna internet di Indonesia ini juga berpengaruh terhadap perubahan komunikasi bahkan kehidupan social para pengunanya. Masyarakat Indonesia yang umumnya dulu berkomunikasi dan bersosialisasi dengan bertatap muka langsung seperti dalam arisan, kumpul reuni, saling berkunjung ke rumah, mengobrol, dsb kian bergeser ke ranah online communication, sebut saja chat melalui YM/ Gtalk, Skype, wall FB, update status FB, Twitt dan re-twitt, bercerita di Blog, berdiskusi di Forum, dsb.

Perkembangan internet diklarifikasi akan tumbuh menjadi media hubungan sosial yang fundamental, internet memiliki peluang untuk mengembangkan hubungan antarpribadi karena dengan internet one to one relations (personal touch) dapat dibangun secara simultan melalui situs seperti chat room dan bulletin.

Fenomena social ini terjadi di semua kalangan umur. Anak SD yang banyak memalsukan umur mereka agar bisa terdaftar dalam account FB, kalangan remaja yang selalu memperbaharui status FB mereka, Twitter yang selalu update tiap detiknya dari semua user twitter, orang dewasa yang menjadi blogger untuk mengeluarkan segala kritik dan sarannya untuk dunia politik, dsb. Social network ini juga tidak hanya diminati oleh perseorangan/ individual, banyak perusahaan bonafit dengan skala international juga menggunakannya sebagai ajang merangkul para konsumennya dan pemerintah pun tidak mau kalah dengan banyaknya situs-situs resmi department yang dapat ditemukan dalam Internet.

Melalui internet, komunikasi kian terfasilitasi. Setiap orang dapat melakukan komunikasi dua arah layaknya mengobrol pada umumnya, interaktif, respon yang cepat, sembari berkomunikasi mampu menghubungkan dengan konten lainnya (link content), serta tentu saja lebih hemat.

Salah satu social network yang digemari masyarakat dunia, khususnya masyarakat Indonesia adalah Facebook. Facebook adalah situs web jejaring sosial yang diluncurkan pada 4 Februari 2004. Perkembangan facebook kian terasa karena situs ini dijadikan media silaturahmi antar teman lama, teman baru dan keluarga, media diskusi dan pertukaran informasi, sarana membangun komunitas kelompok tertentu. Situs ini mempercepat globalisasi dengan cara saling berhubungan antara negara yang satu dengan yang lain.  Sosialisasi masyarakat terjadi di dalamnya, seperti mencari teman, chat, wall, status, comment, share foto dan video, serta suggest friend untuk memperkenalkan teman yang kita punya kepada teman lain kita.

Twitter juga kian hip dikalangan remaja hingga dewasa, situs jejaring social yang lebih simple dari facebook ini berhasil menjadi ajang curhat semua penggunanya. Kita bisa melihat berapa ribu twitt yang terjadi dalam satu detik. Komunikasi yang terjadi di dalamnya kian meluas ketika follower mere-twitt apa yang telah di twit oleh user, komunikasi ini kian terjadi per sekon tanpa mengenal tempat dan waktu.

Kaskus.us yang kini menjadi situs forum terbesar di Indonesia juga menjadi bukti betapa masyarakat mulai mengganti gaya sosialisasi mereka dengan hanya duduk diam di depan internet. Dalam situs ini kita bisa mendapat segala bentuk informasi yang dibutuhkan, berdiskusi dengan siapapun, membuat komunitas sesuai keinginan bersama para kaskuser, hingga bertransaksi jual beli, dsb.

Komunikasi yang terjadi di dunia Internet memang terasa menyenangkan dan memudahkan para penggunanya untuk menembus batas waktu dan jarak. Banyak anggapan yang mengatakan bahwa bersosialisasi di internet sama saja dengan di dunia nyata, dan tidak sedikit yang mengatakan bahwa dengan memiliki social network di internet seseorang akan terlihat lebih sosialis. Namun di balik itu semua, ternyata bersosialisasi melalui internet dapat membuat seseorang menjadi anti sosial sehingga merusak interaksi antar manusia dan kehidupan socialnya di dunia nyata.

Hal ini dapat terlihat dari berbagai contoh seperti : turunnya kinerja para karyawan perusahaan, dosen, dan mahasiswa yang bermain Internet saat sedang bekerja, interaksi melalui internet mengurangi waktu kerja. Berkurangnya perhatian terhadap keluarga, ini terjadi karena orang tua semakin sedikit waktunya dengan anak-anak dan keluarga mereka. Tergantikannya kehidupan sosial karena sebagian orang merasa cukup dengan berinteraksi lewat Internet sehingga mengurangi frekuensi bertemu muka. Batasan ranah pribadi dan sosial yang menjadi kabur, karena seseorang bebas menuliskan apa saja, sering kali tanpa sadar menuliskan hal yang seharusnya tidak disampaikan ke lingkup sosial. Tersebarnya data penting yang tidak semestinya, seringkali pengguna Internet tidak menyadari beberapa data penting yang tidak semestinya ditampilkan secara terbuka. Pornografi, sebagaimana situs jejaring sosial lainnya tentu ada saja yang memanfaatkan situs semacam ini untuk kegiatan berbau pornografi. Kesalahpahaman, seperti kasus pemecatan seorang karyawan gara-gara menulis yg tidak semestinya di Internet, juga terjadi penuntutan ke meja pengadilan gara-gara kesalahpahaman di Internet. Sosialisasi melalui Internet juga mendegradasi budaya asli para penggunanya.

 

issue and crisis management

Apakah Anda setuju atau tidak setuju bahwa krisis bersifat perseptual? Berikan pendapat Anda disertai contoh kasus.

Saya setuju bahwa krisis bersifat konseptual.

Menurut Kotler (Marketing Management, 1999) ; Persepsi merupakan proses di mana seseorang melakukan seleksi, mengorganisasi, dan menginterpretasi informasi-informasi yang masuk dalam pikirannya menjadi sebuah gambar besar yang memilliki arti. Sedangkan menurut Meider (Meider, 1958). Istilah persepsi adalah suatu proses aktivitas seseorang dalam memberikan kesan, penilaian, pendapat, merasakan dan menginterpretasikan sesuatu berdasarkan informasi yang ditampilkan dari sumber lain (yang dipersepsi).

A crisis is perceptual. Krisis merupakan persepsi dari sebuah kejadian yang tidak terduga (unpredictable event) yang berpotensi untuk mengancam keberlangsungan dukungan stakeholders dan sekaligus membawa dampak bagi performa organisasi sekaligus menghasilkan outcomes negatif. Sebuah krisis merupakan hasil persepsi stakeholders atau suatu hal. Stakeholder adalah individu atau kelompok yang menjadi korban dari atau mempengaruhi organisasi (Bryson, 2004).

Melalui persepsi, seseorang mampu mengenali kehidupan sekitarnya, yaitu seluruh dunia yang terdiri dari benda serta manusia dengan segala kejadian-kejadiannya. Persepsi merupakan ‘realitas’ bagi yang bersangkutan, namun realitas tersebut dapat dipersepsikan berbeda oleh tiap individu, oleh tiap anggota masyarakat yang berbeda.

Persepsi ini nantinya akan membentuk opini-opini yang beraneka ragam, opini ini lah yang berkaitan erat dengan kelangsungan hidup sebuah perusahaan. Ketika opini kian memburuk, keberadaan perusahaan juga mungkin semakin menurun. Stakeholder yang tidak senang akan suatu hal tentang perusahaan akan mempersepsikan perusahaan dalam citra yang buruk. Hal ini dapat menimbulkan krisis seperti akan terjadinya proter, pemboikotan, penuntutan, atau jenis konfrontasi lainnya.

Seorang perencana komunikasi harus mampu membuat peta persepsi untuk mengetahui opini yang berkembang dan wacana publik. kemudian menyesuaikan dengan tujuan penyelesaian krisis. Pemetaan /analisis ini memperhitungan perkembangan seperti trend of mentions, favorability rate dari media dan opinion leader dalam semua isu yang diangkat oleh stakeholders, dsb.

Contoh kasus : wahana rekreasi Wonderia, Semarang. Persepsi masyarakat sudah tidak senang terhadap tempat tersebut. Tempatnya kurang menjanjikan, hanya parkiranny saja yang luas namun permainan serta fasilitas lainnya sangat tidak memuaskan. Persepsi yang buruk ini membuat citra perusahaan sangat buruk sehingga pengunjung pun sangat sedikit. Krisis kepercayaan yang dialami perusahaan sangat terlihat dan terasa, bukan hanya bagi masyarakat setempat melainkan juga bagi masyarakat luar kota yang sedang berkunjung ke Semarang.

Corporate Social Responsibility (CSR) seringkali digunakan oleh perusahaan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap reputasi brand ataupun korporat. Berikan pendapat Anda apakah CSR efektif untuk mengembalikan kepercayaan dan dukungan stakeholders konsumen/ public terhadap brand atau korporat pasca krisis? Gunakan literature untuk menjelaskan argument ini disertai contoh kasus yang relevan.

Corporate Social Responsibility (CSR) didefinisikan sebagai strategi perusahaan untuk meminimumkan dampak negatif serta memaksimumkan dampak positif bagi para stakeholdernya, merupakan representasi sektor swasta untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan terwujudnya good corporate citizenship.

CSR bukan hanya berperan dalam memberi sumbangan kepada masyarakat melainkan juga mempunyai peran penting bagi perusahaan itu sendiri. CSR bisa menciptakan citra atau reputasi bagi perusahaan dan merek. Di negara maju, sudah banyak penelitian yang menghubungkan antara pola pembelian dengan reputasi merek. Beberapa merek bahkan sudah mencoba memposisikan diri dengan kepedulian sosial seperti The Body Shop dan British Petroleum (BP).

Saya setuju bahwa CSR merupakan cara efektif untuk mengembalikan kepercayaan stakeholder terhadap sebuah perusahaan pasca krisis. CSR itu dikatakan efektif ketika apa yang telah dirancanakan sebelumnya oleh perusahaan terlaksana dengan baik dan benar.

Pada dasarnya, CSR juga bisa membantu perusahaan mengatasi krisis manajemen. Dengan melibatkan langsung masyarakat dalam kegiatan CSR, dapat menciptakan komunitas-komunitas yang bisa membantu perusahaan mengatasi krisis. CSR merupakan pertimbangan penting dalam bagaimana stakeholder berpikir dan bersikap terhadap perusahaan.

Ketika krisis perusahaan sudah sampai ke tahap yang demikian rumit, maka CSR sudah bukan lagi sekadar kewajiban perusahaan, tetapi menjadi sebuah strategi yang dikembangkan oleh perusahaan. Hal ini dikarenakan begitu banyak upaya, waktu, dan dana yang dikeluarkan untuk kegiatan seperti community development. Perusahaan umumnya menggunakan CSR yang sesuai dengan produk yang dikeluarkan, seperti perusahaan tampang pasti mempunyai CSR di bidang lingkungan.

Umumnya, CSR telah dilakukan perusahaan sebelum krisis terjadi dan CSR tersebut akan semakin gencar ketika terjadi krisis karena saat krisis perusahaan pasti akan menjanjikan hal yang lebih banyak lagi kepada masyarakat (sehingga menuntut perusahaan untuk merealisasikannya). Ketika krisis, CSR reporting lah yang lebih umum dipakai perusahaan untuk menunjukkan kepada stakeholdar bahwa perusahaan mempunyai sikap baik meskipun sedang mengalami kemunduran / krisis.

Contoh kasusnya – seperti pada kasus keracunan merek Tylenol di Amerika Serikat (AS) tahun 1982. Pada saat itu, Johnson & Johnson (J&J) menarik 31 juta botol produk tersebut – nilainya 100 juta dolar – dari pasaran. Segala upaya dilakukan oleh J&J seperti membuka segala bentuk jalur informasi, penukaran Tylenol, pegembalian uang, dsb. Sampai saat ini J&J memiliki reputasi baik di masyarakat dan dengan cepat konsumen melupakan bahwa salah satu brand mereka “pernah meracuni” masyarakat AS. Perlahan dan pasti J&J mengembalikan kepercayaan serta memperbaiki citra perusahaannya di mata stakeholder. Kasus ini merupakan contoh CSR yang terjadi secara efektif.

Contoh lainnya adalah kasus Perusahaan Entergy karena badai Katrina dan Rita di New Orleas, Amerika Serikat. Ketika badai terjadi, banjir melanda 80 % kota. Sistem generator da tranmisi listrik rusak berat ditambah kerusakan sarana komunnikasi, kelangkaan bahan bakar, penjarahan dan kriminalitas yang marak tejadi di lokasi bencana. Entergy mengerahkan 10.000 pekerja untuk dapar kembali melayani pelanggannya dalam seminggu setelah badai melanda. Pada akhir bulan, hampir seluruh pelanggan telah berhasil dilayani kembali. CSR yang dilakukan oleh Entergy berhasil memperlihatkan kemampuan perusahaan dalam menangani krisis, kepercayaan stakeholder pun kian membaik.

Contoh di Indonesia terjadi di perusahaan Lapindo. Perusahaan ini tidak melakukan fungsi CSR secara benar, sepert mengganti segala kerugian yang dialami oleh masyarakat Sidoarjo, dsb. Citra perusahaan yang telah buruk dikarenakan kasus tersebut kian memburuk ketika tidak adanya CSR yang dilakukan, kredibilitasnya sangat dipertanyakan hingga kini. Ini adalah contoh kasus yang tidak menggunakan CSR dengan baik dan berakibat buruk bagi perusahaan itu sendiri.

Literature : Ongoing Crisis Communication. Coombs, Timothy. USA. 2007.

Media mapping digunakan oleh perencana manajemen krisis untuk mendapatkan informasi terkait perkembangan krisis. Identifikasi media-media yang dapat dijadikan sebagai sumber untuk memonitor opini publik terkait dengan perkembangan krisis.

Media mempunyai andil besar dalam perkembangan berbagai isu dan spekulasi dalam pemberitaannya. Hal ini bisa terlihat dari kecepatan memperoleh berita dan mengidentifikasi kasus, kemampuan investigasi dan menembus narasumber terkait, dan sebagainya.

Kekuatan media massa dalam mengarahkan opini dan pilihan sikap publik dalam era modern diyakini jauh lebih kuat dibandingkan kampanye langsung seorang presiden sekalipun. Meskipun pengaruhnya di Indonesia tidak sebesar di negara-negara maju, media massa masih menjadi ujung tombak pembangunan citra positif. Tak diragukan lagi alasan bagi perusahaan untuk menggunakan media sebagai perantara kepada stakeholder.

“If you don’t announce bad news yourself, the media will find someone who will say something, and that source will not likely know all the facts or properly communicate your point of view” (Jeffrey A. Davis, praktisi Komunikasi pada Sawmill PR)

Komunikasi krisis berhubungan erat dengan peran media massa. Media massa adalah salah satu partner utama bagi tim komunikasi krisis. Media merupakan pihak yang mempublikasikan hitam-putihnya fakta di lapangan sekaligus perkembangan terakhir (update) penanganan krisis. Media pula yang menyajikan berbagai tanggapan balik, reaksi publik atas krisis yang terjadi serta penanganannya.

Situasi darurat, kasus, dan bencana dapat terjadi kapan pun dan di mana pun. Untuk bisa mengantisipasi dan mengendalikan situasi tersebut dibutuhkan sistem yang telah disiapkan sebelumnya, strtegy komunikasi krisis. Kredibilitas perusahaan dipertaruhkan di hadapan publik.

Media Mapping

Dalam krisis, pemetaan media dilakukan untuk mengetahui perkembangan opini di masyarakat luas, terutama stakeholder yang berkepentingan. Pemetaan ini nantinya menghasilkan paparan secara jelas bagian mana saja yang harus dikendalikan terlebih dahulu, opini leader pun dapat dikendalikan.

Media pertama yang perlu diperhatikan adalah internet. Media ini merupakan media sosial yang pengaruhnya sangat cepat dan luas. Monitoring dapat dilakukan melalui web, forum-forum, email, blog, jejaring sosial, dan sebagainya. Melalui internet berita dapat tersebar hanya dalam hitungan detik, dan mempunyai impact yang cukup dalam karena lebih personal. Contohnya saja kasus Prita dan rumah sakit OMNI, kasus ini kian bergulir hebat melalui internet hingga terbentuk solidaritas besar mengumpulkan 1000koin untuk Prita. Melalui internet, informasi dapat bergulir tanpa dapat dibatasi. Perusahaan harus memonitorinya dan mempunyai stategi untuk menyiasatinya.

Media massa (televisi, radio, TV kabel dan media cetak), terutama media cetak. Koran merupakan salah satu media cetak  yang mempengaruhi opini publik. Apa yang diberitakan di koran dapat mempengaruhi opini publik. Jurnalis dalam koran tersebut juga butuh dimonitor, karena mereka dapat menjadi opini leader dalam sebuah isu. Hal yang sama juga terjadi dalam media cetak majalah dan tabloid, terutama dalam majalah komunitas, majalah yang berkaitan dengan bidang perusahaan (contoh : berita dalam majalah Marketing Mix bagi perusahaan nirlaba). Dalam media TV, perusahaan dapat memonitor melalui pemberitaan di tv.

flyer

flyer tugas gw,,

Previous Older Entries

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.